Bagi bettor pemula, memahami odds yang melekat pada sebuah taruhan memang butuh proses belajar. Salah satu bentuk odds yang sering kamu temui adalah odds dalam bentuk angka atau desimal, yang biasa disebut decimal odds.
Lalu, sebenarnya bagaimana cara kerja decimal odds? Dan bagaimana cara membacanya supaya kamu bisa tahu peluang menang dari taruhan yang dipasang? Melalui panduan ini, kamu akan memahami decimal odds dengan penjelasan yang sederhana, lengkap dengan contoh nyata agar lebih mudah dipraktikkan.
Apa Itu Decimal Odds?
Decimal odds menunjukkan berapa total uang yang bisa kamu dapatkan dari sebuah taruhan. Selain itu, jenis odds ini juga membantu memperkirakan seberapa besar peluang dari hasil yang kamu pilih.
Secara umum, odds dengan angka desimal kecil menandakan peluang yang lebih besar untuk menang. Sebaliknya, odds desimal yang tinggi biasanya menunjukkan hasil yang dianggap lebih sulit terjadi, tetapi menawarkan potensi pembayaran yang lebih besar.
Decimal odds paling sering digunakan di pasar taruhan Eropa. Sementara itu, bettor Inggris cenderung memakai fractional odds, dan pasar taruhan Amerika biasanya menampilkan Moneyline bet.
Cara Membaca Decimal Odds
Banyak orang menganggap decimal odds lebih mudah dipahami dibandingkan jenis odds lainnya. Cara bacanya cukup sederhana: kamu hanya perlu mengalikan nilai taruhan dengan angka desimal yang tertera untuk mengetahui total pembayaran yang bisa didapat.
Angka desimal yang rendah berarti peluangnya lebih realistis, tetapi hasil kemenangannya relatif kecil. Sebaliknya, angka desimal yang tinggi menandakan peluang yang lebih berisiko, namun imbalannya juga lebih besar jika taruhan tersebut berhasil.
Cara Menghitung Payout dengan Decimal Odds
Untuk menghitung payout dari decimal odds, kamu cukup mengalikan jumlah uang yang dipertaruhkan dengan angka odds desimal yang tersedia. Hasilnya adalah total uang yang kamu terima, termasuk modal awal.
Sebagai contoh, jika kamu memasang taruhan senilai £1 pada Newcastle untuk menang melawan Liverpool dengan odds 8.0, maka perhitungannya:
£1 x 8.0 = £8
Jika dikonversikan ke Rupiah (dengan asumsi £1 ≈ Rp20.000), maka total pembayaran yang kamu terima sekitar Rp160.000. Artinya, keuntungan bersihmu adalah sekitar Rp140.000, karena modal awal sebesar Rp20.000 sudah termasuk di dalamnya.
Contoh lain, kamu memasang taruhan £1 pada Liverpool untuk menang dengan skor 3-0 dengan odds 18.5. Maka perhitungannya:
£1 x 18.5 = £18,5
Dalam Rupiah, total pembayaran tersebut setara dengan sekitar Rp370.000, sehingga keuntungan bersihnya kurang lebih Rp350.000.
Untuk mempermudah perhitungan seperti ini, kamu juga bisa memanfaatkan fitur betting calculator yang biasanya tersedia di platform taruhan online.
Mengapa Decimal Odds Banyak Digunakan?
Salah satu alasan utama decimal odds populer adalah karena lebih mudah dihitung secara cepat. Jika dibandingkan dengan fractional odds, selisih peluang bisa langsung terlihat dari angka desimalnya.
Sebagai contoh, pada fractional odds, membandingkan 6/4 dengan 7/2 bisa membingungkan bagi pemula. Namun dalam bentuk decimal odds, perbedaannya lebih jelas karena angka seperti 2.50 tentu lebih kecil dibandingkan 4.50.
Selain itu, decimal odds memungkinkan penyesuaian angka yang lebih detail. Dalam fractional odds, nilai 1/2 berarti kamu mendapatkan total 1.5 kali dari taruhan (termasuk modal). Sementara dalam decimal odds, nilai ini bisa dibuat lebih spesifik, misalnya 1.51 atau 1.54.
Perbandingan Decimal Odds dan Fractional Odds
Saat membaca odds taruhan, kamu mungkin menyadari bahwa decimal odds dan fractional odds sebenarnya mewakili hal yang sama, hanya ditampilkan dengan format berbeda. Keduanya bisa saling dikonversi.
Untuk mengubah fractional odds menjadi decimal odds, caranya adalah dengan membagi angka pembilang dengan penyebut, lalu menambahkan 1.00 pada hasilnya.
Sebagai contoh, fractional odds 7/4 dikonversi ke decimal odds sebagai berikut:
7 ÷ 4 = 1,75
1,75 + 1,00 = 2,75
Dengan demikian, fractional odds 7/4 setara dengan decimal odds 2.75.
Pelajari Odds Sebelum Memasang Taruhan
Memahami odds sebelum bertaruh sangat penting agar kamu tahu risiko dan potensi keuntungan dari setiap pilihan. Dengan mempelajari berbagai istilah taruhan serta jenis odds yang tersedia, kamu bisa membuat keputusan yang lebih bijak saat memasang taruhan pada olahraga atau event favoritmu.
Selain decimal odds, kamu juga bisa mempelajari fractional odds dan Moneyline bet agar pemahamanmu soal dunia taruhan semakin lengkap.
Nikmati Taruhan Lewat Aplikasi Sportsbook
Saat ini, banyak platform taruhan menyediakan aplikasi sportsbook yang memudahkan kamu memasang taruhan kapan saja. Lewat aplikasi tersebut, kamu bisa menikmati live betting, update pertandingan secara real-time, serta berbagai fitur tambahan yang praktis digunakan langsung dari perangkat mobile.
